Gak ada yang jual inspirasi. Kita menemukan dan memancingnya lewat cara sendiri, apakah lewat musik, kopi, alam, idola, atau mungkin orang-orang yang disayangi.

Inspirasi minggu ini? Hmm.. diawali dengan bincang-bincang sama Surya. Selain ngobrol kerjaan, seenggaknya saya menemukan satu lagi teman yang bisa memotivasi nafsu baca buku. Dengan semangat ala Andri Wongso, Surya nunjukin ratusan list buku yang dia punya, ingat detail buku, pengarang, sama resensinya. Saya? Beberapa judul, bahkan yang baru dibeli belum sempat disentuh. Nama Bang Marlon pun kerap kali disebut, si entrepreneur keren. Hobi mereka sama, katanya : baca dan baca. Huh, buat saya makin ngiri saja :(



Pada episode sebelumnya, kuliah Benchmarking hari yang lalu juga gak kalah inspiring. Kuliah bareng anak-anak S2. Satu hal yang sangat inspiratif dari mereka adalah semangatnya itu loh! Kuliah jadi rame. Saya mendengar pertanyaan yang bahkan diungkapkan dalam nada yang tak tersentuh oleh logika seorang calon sarjana muda seperti saya. Saya pun terangsang dengan telak. Beuh! Te O Pe pisan lah :)

Tapi, ada dong lagi si istimewa yang lain. Ada seorang cowok yang merasa bertanggung jawab atas seorang cewek yang kangen dia, trus datang ke Bandung. Bagian ini gak usah diceritakan ah! *Malu*

Terakhir, inspirasi paling inspiring. Ada suara Mama di telepon. Jauh dari Sumatra. Saya yang sempat merasa "sakit" pra periode bulanan, langsung sembuh seketika. Mama...

Serasa menemukan bintang saya kembali. Duh, terimakasih banyak ya :)